IG#004: Lingerie Boutique yang man-friendly
June 12, 2008 at 8:49 am 1 comment
Industri : Fashion
Kategori : Modern retail
Bagi sebagian pria menemani istri atau pasangan berbelanja lingerie di sebuah toko seringkali menjadi dilema, antara senang karena berarti akan ada ‘pemandangan’ dan ‘kemasan baru’ atau justru merasa tidak nyaman karena situasi dan pemandangan yang bisa menimbulkan efek sensasional yang tak diinginkan. Akibatnya seringkali pria hanya mengantarkan pasangannya tapi tidak ikut masuk ke dalam toko. Padahal seringkali pula wanita memerlukan pendapat pasangannya untuk menilai lingerie pilihannya.
Sebagai seorang pria yang beberapa kali ‘terpaksa’ menemani istri menjelajah ke seluruh sudut toko lingerie, beberapa tahun lalu pernah tercetus di pikiran saya mengenai konsep lingerie boutique yang tidak hanya nyaman bagi wanita tetapi juga bagi pria yang menemani pasangannya.
Bayangkan bila ada lingerie boutique yang menyediakan ruang tunggu khusus bagi para pria dan anak-anak. Tentu saja bukan ruang tunggu biasa seperti di klinik kesehatan yang isinya hanya dua baris kursi tunggu panjang dengan bantalan keras dan di langit-langit ruangannya dilengkapi oleh televisi yang hanya memutar sinetron-sinetron favorit suster jaga.
Yang dibutuhkan oleh para pria ini adalah ruang tunggu dengan suasana café. Ruangan dengan sofa yang nyaman, tersedia snack dan minuman ringan, berbagai suratkabar dan majalah terbaru, bisa berinternet melalui wifi, LCD TV dengan saluran berita dan olah raga internasional serta console video game untuk anak-anak.
- Papi, two pieces yang warna torquise ini cocok gak untuk body aku?
+ Aku lagi browsing victoriasecret.com, Mam. Yang dark chocolate lebih sexy loh.
- Mana? Bawa ke sini laptopnya…. Mbak, yang kayak ini ada gak?
Entry filed under: Fashion. Tags: .

1.
Tine | June 13, 2008 at 9:46 am
Kapan ya ada toko kayak gini…